Jakarta, 20 April 2023 – Sebagai salah satu perusahaan edutech yang kini sudah digunakan oleh kurang lebih dari 2000 pusat pembelajaran dengan hampir 150.000 siswa di Asia Tenggara, terus berkomitmen untuk membantu lebih banyak lagi lembaga pendidikan. AOneSchools percaya bahwa pendidikan yang berkualitas adalah hak setiap insan dan itu tidak terlepas dari peran krusial lembaga pendidikan (formal maupun nonformal). Data Kemendikbud Indonesia pada 2022 menunjukan bahwa sekitar 60-juta siswa beserta sekolah terpaksa harus menghentikan proses kegiatan belajar mengajar konvensional. Data pendukung lainnya yang bersumber dari Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan, hanya 40 persen guru nonteknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang siap dengan teknologi.
AOneSchools melalui sistem manajemen pusat pembelajaran all-in-one yang disediakannya mencoba menjawab tantangan tersebut sekaligus memberikan solusi kepada pusat pembelajaran, serta elemen yang ada di dalamnya. AOneSchools memungkinkan pusat pembelajaran mempermudah mengelola administrasi dan pekerjaan operasional mereka menjadi lebih efisien hingga 95 persen, karena banyak fitur penting sudah terkonsolidasi dan disesuakan dengan kebutuhan.
Setelah berhasil di beberapa negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, hingga Vietnam, kini AOneSchools mencoba menjangkau tak hanya kota-kota besar di Indonesia, namun ingin menjangkau seluruh wilayah pulau di Indonesia. Karena AOneSchools percaya bahwa transformasi digital pusat pembelajaran, selain membuatnya lebih efektif dan efisien – mampu membuat pusat pembelajaran bertahan pasca krisis dan bahkan bisa lebih berkembang dari sebelumnya.

Dr. Darren Gouk, CEO of AOneSchools mengatakan, “Saat ini, 40 hingga 50 persen pengguna AOneSchools berasal dari Pulau Jawa, khususnya di wilayah Jabodetabek. Kami ingin terus berkembang ke lebih banyak wilayah di seluruh Indonesia, terutama ke Jawa, Bali, Sumatera, dan Kalimantan – untuk beralih ke metode lebih efisien dengan pendekatan yang berpusat pada data guna mendukung pertumbuhan.”
Dr. Darren Gouk menambahkan “AOneSchools berkomitmen untuk mendukung pusat pembelajaran di Indonesia, mulai dari taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah, tempat kursus, guru privat, dan banyak lagi. Solusi kami dapat mendukung pusat pendidikan untuk melakukan transformasi digital – baik bagi pusat pembelajaran luring, hybrid, maupun online. Hal ini membantu pusat pembelajaran untuk tetap menjadi yang terdepan, bahkan di masa krisis.”
AOneSchools mengembangkan sistem manajemen pendidikan dengan beragam fitur yang dapat melayani administrator, guru, orang tua, dan siswa secara efektif. Sistem ini mengintegrasikan administrasi, keuangan, dan komunikasi, sehingga memudahkan mengelola berbagai aspek operasional pusat pembelajaran – mengoptimalkan efisiensi kerja. Fitur tersebut mencakup pengelolaan data guru dan murid, penjadwalan kelas, invoice dan pembayaran, pengelolaan kehadiran murid, dan masih banyak lagi. AOneSchools juga menawarkan data mendalam terkait performa dan pertumbuhan yang dapat meningkatkan hasil pembelajaran bagi siswa.
Bagi staf administrasi, AOneSchools mempermudah dan mengefisienkan operasional – termasuk penjadwalan kelas, pengumpulan biaya dengan tepat waktu, manajemen cash flow, menghitung insentif instruktur secara otomatis, perencanaan sumber daya, dan sebagainya.
Selain itu, AOneSchools menyediakan solusi yang dapat membuat para pengajar menjadi lebih handal, di mana mereka dapat melihat secara rinci jadwal pelajaran, melihat jadwal kelas pengganti, absensi siswa, mengirim laporan kemajuan siswa, dan orang tua dapat memantau progresnya tersebut secara up to date. Hal ini memungkinkan pengajar untuk bekerja lebih cepat dan mendedikasikan lebih banyak waktu untuk mengajar.

Dr. Darren Gouk menjelaskan “Semakin banyak siswa, semakin sibuk juga staf administrasi dan pengajar di sekolah. Maka, dengan teknologi digital semua pihak terlibat dapat terbantu dengan mengurangi stres akibat hal-hal yang merepotkan.”
Dengan aplikasi seluler, orang tua dan siswa juga mendapatkan manfaat dalam mengakses catatan pelajaran, laporan perkembangan, serta pengumuman lainnya melalui satu saluran komunikasi. Solusi ini terbukti menawarkan transparansi yang lebih besar, sekaligus membantu menumbuhkan kepercayaan, akuntabilitas, dan kolaborasi antara seluruh pihak yang terlibat dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Selain mudah digunakan serta berbasis data, fitur-fitur didalam AOneSchools mampu diakses dimana saja via gawai siswa, guru, bahkan orang tua siswa.
“Sistem manajemen pendidikan berbasis langganan kami dapat diakses melalui perangkat seluler, mudah digunakan, dan user-friendly. Saat ini, kami juga sedang dalam proses bekerja sama dengan bank dan e-payment untuk mempermudah transaksi pembayaran.” tambah Dr. Darren Gouk.
Siaran pers ini sudah dimuat dibeberapa media Indonesia, diantaranya:
- Jawa Pos
- Liputan 6
- Suara Merdeka Jakarta
- Seputar Cibubur Pikiran Rakyat
- Pedoman Bengkulu
- Youngster
- Benang id
- Bisnis Asia
- Warta Usaha
- Indo Telko
- Seremonia
- Info Konsumen
- Top Business
- NTT Online Now
- Maluku News
- Jateng Online
- Markettrack
Siaran pers ini tidak dapat dipublikasikan tanpa adanya dukungan Malaysian Research Accelerator for Technology and Innovation (MRANTI) – sebuah lembaga pemerintah di bawah Kementerian Sains, Teknologi, dan Inovasi.
Tentang MRANTI
Malaysian Research Accelerator for Technology & Innovation (MRANTI) adalah lembaga pusat penelitian dan komersialisasi inovasi Malaysia yang mempercepat pengembangan inovasi teknologi dari ide menjadi pengaruh. Terinspirasi oleh pohon Meranti kuning yang merupakan pohon tropis tertinggi di dunia dan hanya ditemukan di Malaysia, MRANTI berusaha untuk menjadi yang terkuat dan tertinggi di antara yang terbaik di dunia. MRANTI berfungsi sebagai penghubung, inkubator, dan katalisator untuk memungkinkan ide tahap awal menjadi entitas yang matang untuk dikomersialisasikan serta ditingkatkan dengan menawarkan inovator dan akses industri ke infrastruktur terintegrasi kelas dunia, intervensi dan program, kemitraan, serta serangkaian sumber daya.


