Pendidikan adalah pondasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter. Oleh karena itu, menyusun RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang tepat dan sesuai dengan kurikulum yang berlaku sangatlah penting. Salah satu kurikulum terbaru yang telah dikenalkan adalah Kurikulum Merdeka. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara lengkap dan mudah tentang bagaimana menyusun RPP Merdeka.
Apa itu RPP Merdeka?
RPP Merdeka adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka adalah sebuah terobosan inovatif dalam dunia pendidikan yang bertujuan memberikan kebebasan lebih kepada sekolah dalam merancang kurikulum sesuai dengan potensi dan kebutuhan unik siswa. Dengan pendekatan ini, setiap sekolah memiliki keleluasaan untuk menyesuaikan strategi pembelajaran agar lebih relevan dan sesuai dengan karakteristik siswa yang beragam.
Apa Perbedaan RPP Kurikulum K13 dan Kurikulum Merdeka?
Perbedaan utama antara RPP Kurikulum K13 dan RPP Merdeka dapat kita jelaskan dengan gamblang. RPP Kurikulum K13 memiliki panduan dan standar yang lebih kaku, yang telah ditentukan secara nasional. Namun, Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan bagi sekolah untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif dan menggugah minat siswa. Dalam Kurikulum Merdeka, pendekatan pembelajaran lebih fokus pada proyek, eksplorasi, dan pengembangan potensi siswa secara holistik.
Apa Saja Komponen Kurikulum Merdeka?
Mengenal komponen-komponen dalam Kurikulum Merdeka sangatlah penting bagi pemilik sekolah, kepala sekolah, lembaga pendidikan, bimbel, kursus, dan guru. Komponen-komponen tersebut mencakup:
1. Profil Sekolah:
Profil ini mencakup identitas sekolah, visi, misi, dan tujuan pendidikan yang ingin dicapai oleh lembaga tersebut. Profil yang jelas dan inspiratif akan menjadi panduan dalam penyusunan RPP.
2. Penetapan Standar Kompetensi:
Dalam tahap ini, sekolah menetapkan standar kompetensi apa saja yang harus dicapai oleh siswa dalam setiap tahap pendidikan. Standar ini menjadi dasar dalam merancang strategi pembelajaran yang efektif.
3. Perancangan Rencana Pembelajaran:
Setelah standar kompetensi ditetapkan, saatnya merancang rencana pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa. Guru dapat menggunakan berbagai metode dan pendekatan yang lebih kreatif dan inovatif.
4. Penyusunan Materi Pembelajaran:
Materi pembelajaran yang disajikan harus relevan dengan konteks kurikulum dan memikat minat siswa. Pemilihan materi yang menarik akan membuat siswa lebih antusias dalam proses belajar.
5. Penilaian Pembelajaran:
Penilaian yang baik dan berkelanjutan sangat penting dalam mengukur pencapaian kompetensi siswa. Metode penilaian dapat beragam dan harus memberikan gambaran yang akurat tentang kemajuan siswa.
6. Pengembangan Diri:
Pembelajaran tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pengembangan potensi diri siswa di luar kelas. Kegiatan ekstrakurikuler, seperti seni, olahraga, dan pengabdian masyarakat, akan membantu siswa tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas.

Bagaimana Cara Menyusun RPP Merdeka?
Proses menyusun RPP Merdeka seharusnya melibatkan seluruh komunitas pendidikan secara aktif. Berikut adalah langkah-langkah humanis dan komprehensif dalam menyusun RPP Merdeka:
1. Analisis Potensi dan Kebutuhan Siswa:
Melalui interaksi dan komunikasi yang aktif dengan siswa dan orang tua, pahami potensi dan kebutuhan unik setiap siswa. Dengan begitu, strategi pembelajaran dapat lebih relevan dan tepat sasaran.
2. Kolaborasi Guru dan Orang Tua:
Melibatkan guru dan orang tua dalam menyusun RPP akan menciptakan iklim pendidikan yang inklusif dan mendukung. Bersama-sama, mereka dapat memahami kebutuhan siswa dengan lebih baik.
3. Teknologi sebagai Pendukung:
Teknologi dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam mendukung proses pembelajaran. Integrasi teknologi dapat membantu menyajikan materi pembelajaran secara menarik dan interaktif.
4. Evaluasi dan Koreksi Berkelanjutan:
Evaluasi rutin dan kolaboratif sangat penting untuk menilai kesuksesan implementasi RPP Merdeka. Jika terdapat kekurangan, lakukan koreksi dan penyesuaian agar proses pembelajaran semakin optimal.
Tips Menyusun RPP Merdeka
Mendengarkan dan Memahami Siswa: Siswa memiliki keunikan masing-masing, oleh karena itu dengarkan dan pahami mereka dengan empati. Dengan begitu, kita dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih inklusif.
1. Menjalin Kolaborasi:
Melibatkan guru dan orang tua sebagai mitra dalam menyusun RPP akan menciptakan sinergi dalam menghadapi tantangan pendidikan.
2. Memanfaatkan Kreativitas:
Kreativitas guru dalam merancang pembelajaran akan membantu siswa untuk lebih bersemangat dan antusias dalam mengikuti proses pembelajaran.
3. Berfokus pada Pengembangan Karakter:
Selain akademik, berfokus pada pengembangan karakter dan soft skill akan membantu siswa dalam menghadapi tantangan kehidupan di masa depan.
Kesimpulan
Menyusun RPP Merdeka adalah sebuah perjalanan panjang yang membutuhkan kolaborasi dan empati dari seluruh komunitas pendidikan. Dengan memahami perbedaan antara RPP Kurikulum K13 dan RPP Merdeka, serta mengenali komponen-komponen penting dalam Kurikulum Merdeka, pemilik sekolah, kepala sekolah, lembaga pendidikan, bimbel, kursus, dan guru dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih inspiratif dan inklusif. Sebagai solusi terkini dalam menghadapi tantangan pendidikan masa depan, AOneschools siap menjadi mitra dalam menyusun RPP Merdeka yang berdampak positif bagi perkembangan siswa. Dengan layanan manajemen sekolah, bimbel, dan kursus berbasis digital yang mempermudah segala urusan administrasi lembaga pendidikan, AOneSchools hadir untuk mewujudkan pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas.


